PKS Membuka Lebar Pintu Koalisi


SUMBER- Menghadapi pemilukada bupati 2013 nanti DPD PKS Kabupaten Cirebon semakin serius melakukan penjajakan koalisi dengan partai lain. Hal itu dikemukakan ketua DPD PKS Kabupaten Cirebon, Nasirudin Minggu (25/3) di sekretariatnya.

Menurut dia partainya belum ada keputusan final terkait koalisi karena masih dalam tahap menjajaki. "Faktornya akan sangat banyak untuk membangun langkah koalisi karena secara mayoritas hampir semua partai juga belum ada kejelasan dengan siapa mereka akan berkoalisi," ungkapnya.

Nasir menjelaskan koalisi akan jelas dengan siapa ketika PKS sudah memiliki bakal calon untuk dipasarkan. "Komunikasinya kan nanti antara partai dengan partai plus calon dengan calon nanti 4 unsur tadi yang bicara disitu, marketable atau nggak calon yang diusung oleh partai A maupun B, itu juga menentukan PKS untuk memilih teman koalisi."tandasnya.

Langkah penjajakan yang menurutnya saat ini sedang dijalankan partainya adalah melalui berbagai unsur yang dimiliki oleh PKSbaik kader PKS yang berada menjadi anggota DPRD baik juga dari bidang kebijakan publik dari DPD PKS untuk juga melakukan komunikasi dengan partai lain.

"Real dengan hanya memiliki 6 kursi di DPRD kita masih membutuhkan teman dari partai lain untuk bergabung minimal dua kursi lagi yang kita butuhkan,"tambahnya.
Terkait karakteristik teman koalisi PKS dirinya mengatakan secara normatif adalah memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun Kabupaten Cirebon. "Koalisi kita adalah koalisi kepentingan karena koalisi pemilu, artinya apa, dalam rangka mengusung memenangkan calon masing - masing.

Koalisi kita adalah koalisi konstruktif yaitu siapapun calon yang kita usung dan dimenangkan dalam unsur kepartaian kita masih memiliki hak untuk melakukan kritik dan seterusnya kepada mereka, "kata dia.

Ditambahkannya manusia menurutnya sangat bisa berubah - ubah dan menurutnya bisa saja awalnya baik ketika memimpin Kabupaten Cirebon tergiur dengan banyaknya uang rakyat sebagai contohnya. "Ditengah jalan akan bukan tidak mungkin terjadi perbedaan tapi saya menginginkan kita harus saling mengingatkan akan segala hal untuk kebaikan Kabupaten Cirebon kedepan, "terangnya.

Dia juga menambahkan bahwa sebuah harga mati sesuai dengan amanat musda PKS harus bisa merebut pimpinan daerah, ' kita tidak boleh melanggar amanat musda dan dengan sekuat tenaga kita akan merebut kekuasaan tertinggi di Kabupaten Cirebon ini, "pungkasnya. (vic)

Harian Rakyat Cirebon Edisi 27 Maret 2012