KEDAWUNG – Kejutan dihadirkan oleh Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) Kabupaten Cirebon, kemarin siang (5/5). Secara resmi, mereka
mengumumkan kandidat calon bupati yang akan diusungnya. Pilihan itu
akhirnya jatuh kepada H Elang Kusnandar.
Terpilihnya Elang tercatat secara resmi melalui surat keputusan DPW
PKS Jawa Barat No 015/SKEP/AJ-PKS/1434 tanggal 2 Mei dengan
memperhatikan surat persetujuan DPP PKS Nomor 20/D/REK/WLD2-PKS/1434
pada tanggal 26 April 2013.
Menurut Ketua DPD PKS Kabupaten Cirebon, Nasirudin dalam
konferensi pers di Hotel Aston, keputusan ini merupakan hasil
permusyawaratan yang cukup panjang, ditambah beberapa indikator yang
mendasari mengapa PKS harus memilih Elang sebagai kader internal yang
akan diusung. “Dari hasil survey yang dilakukan oleh partai kami, kepada
seluruh bakal calon Bupati di Kabupaten Cirebon, Elang masuk dalam lima
besar. Dari hasil itu, DPW dengan persetujuan DPP mengamahkan beliau
untuk maju sebagai kandidat calon bupati,” tuturnya.
Kemudian, berdasarkan hasil Musda PKS beberapa tahun lalu
mengamanahkan bahwa untuk pemilukada Kabupaten Cirebon, PKS harus menang
dan yang menang itu merupakan kader internal. Maknya, dengan keputusan
ini, pihaknya akan mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki partai guna
mendukung calon dari PKS ini agar bisa menang dalam pemilukada nanti.
“Kita semua siap mengamankan pemenangan ini,” ucapnya.
Pihaknya mengaku, untuk memuluskan amanah musda ini, PKS tidak
mungkin sendiri karena berdasarkan aturan mengharuskan untuk
berkoalisi, karena baru memiliki enam kursi di DPRD. Salah satu
upayanya adalah menjalin selalu menjalin komunikasi yang inten dengan
sejumlah kekuatan politik dari partai politik. Pihaknya, menargetkan
dalam minggu kedua atau ketiga bulan ini, PKS sudah memiliki partner
koalisi yang permanen guna mengusung Elang, termasuk mencari pasangan
politik. “Kita akan bergerak cepat, karena bulan Juni sudah masuk
tahapan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati,” bebernya.
Partai manakah yang akan diajak berkoalisi dengan PKS? Mantan anggota
DPRD Kabupaten Cirebon periode 2004/2009 ini menjelaskan, hingga saat
ini pihaknya masih melakukan penjajakan komunikasi dengan beberapa
partai, mulai dari Partai Hanura, PBB, Golkar bahkan dengan yang non
parlemen seperti PPP. “Dengan partai koalisi pilgub lalu masih mesra,
begitu juga dengan yang lain,” jelasnya.
Sementara itu, kandidat calon bupati yang baru terpilih H Elang
Kusnandar mengatakan pihaknya akan berkoalisi dengan bakal calon yang
memiliki peluang menangnya cukup besar. Untuk mengukur itu, pihaknya
akan melihat dari hasil survei. “Tidak peduli partai mana, yang penting
berpeluang menang itu akan jadi
partner,” katanya.
Perlu diketahui, pada tanggal 27 Mei 2012 lalu PKS sudah me-
launching
lima nama sebagai bakal calon Bupati yakni Nasirudin SAg, Junaedi ST,
Ahmad Aidin Tamim SPd, Nurul Ain Akhyas dan H Elang Kusnandar. Kemudian,
kelima nama tersebut diserahkan oleh DPW PKS Jawa Barat dan DPP PKS
untuk dimusyawarahkan. Pada 1 April 2013 lalu, dari 5 nama itu
mengerucut menjadi tiga, yakni Nasirudin SAg dan H Elang Kusnandar, satu
lagi bukan dari lima orang tersebut, yakni H Anwar Yasin karena alasan
penugasan dari DPW. “Tiga orang itu dibahas lagi dan akhirnya DPW
memutuskan Elang sebagai kader yang berhak atas rekomendasi itu,” papar
Junaedi ST.
Terpisah, meski tidak masuk dalam tiga besar, Ahmad Aidin Tamim
mengaku, seratus persen akan mendukung penuh pencalonan H Elang
Kusnandar dengan memanfaatkan jejaring dan potensi masa yang ia miliki.
“Sebagai kader, saya siap mendukung karena wajib hukumnya,” singkatnya.
(jun)
http://radarcirebon.com/2013/05/06/elang-resmi-dicalonkan-pks/